A. sH_

  • Catatan dari Malaysia; Human Trafficking & Halal Industry

    Awal Ramadhan tahun ini (1440 H) mendapat kesempatan untuk silaturrahim bersama kawan-kawan yang memiliki misi yang sama dari berbagai negara untuk melanjutkan semangat Muhammad Al Fatih, pemimpin termuda yang telah memberikan warna di kawasan Eropa dan Asia seperti yang tertuang dalam paragraf pertama proposal project konferensi yang kami ikuti. Selain penawaran bebas test untuk lanjut Master atau PhD di  International…

    Read More »
  • Cara Mahasiswa Mengabdi di Era Revolusi Industri 4.0

    Bidang usaha industri daur ulang merupakan salah satu perusahaan yang kami kunjungi dari 42 titik kunjungan di Sulawesi Selatan, pada saat liburan musim dingin awal tahun 2019. Cerita yang menarik dari kunjungan tersebut adalah direktur perusahaan baru saja membatalkan proposal pinjaman dari sebuah bank konvensional untuk pengembangan pabrik baru. Alasan sang direktur yang masih seumuran dengan saya itu adalah tidak…

    Read More »
  • Liburan Sepekan di Indonesia, Silaturrahim ke 42 Titik

    Selain agenda bersama keluarga, liburan musim dingin tahun ini juga dimanfaatkan untuk silaturrahim ke 42 titik. Diantara titik utama yang dikunjungi adalah salah satu Pimpinan Cabang Muhammadiyah sebagai organisasi yang telah membesarkan dan mendidik ayah, sehingga kami anak-anaknya bisa mendapatkan pelajaran Tauhid. Dari ayah; kami memahami apa itu tahayul, bid’ah dan khurafat. Inilah warisan dari seorang ayah yang tidak ternilai…

    Read More »
  • Cara Mengubah Nilai Berpotensi Error Menjadi A+

    Pada tulisan sebelumnya saya menulis tentang hasil ujian MID pertama mata kuliah hukum pidana yang dinyatakan tidak lulus alias mengulang, yang artinya berpotensi error. Ternyata hasil ujian akhir semesternya adalah B+, tapi cita rasanya A+ karena awalnya kurang suka menjadi suka. Saya juga pernah mengalami kekalahan dalam sidang pertama, pada sebuah peradilan semu di fakultas dengan membawa nama negara. Ternyata…

    Read More »
  • 111 Hujan di Kota Riyadh

    Entah sudah berapa hujan yang turun di kota ini, rindu masih menderu. Entah berapa air mata lagi yang harus tumpah dari para wanita Indonesia di negeri ini, TKI masih dikirim. Entah berapa darah lagi yang terus mengalir, perang masih berkecamuk. Malam ini mungkin bukanlah hujan ke 111 yang telah kulewati di kota Riyadh, tapi tulisan ini kubuat untuk dinda yang…

    Read More »
Back to top button
Close