Syariat Islam, Konstitusi dan Pancasila

Setidaknya ada 7 kemungkinan hubungan antara konstitusi dan Syariat Islam di berbagai negara khususnya di negara-negara Islam yang disebutkan dalam salah satu perkuliahan tentang “Sumber Kekuasaan dalam UUD; Tinjauan Politik Islam” di Fakultas Hukum dan Ilmu Politik King Saud University;

  1. Konstitusi yang menyebutkan bahwa Syariat Islam adalah satu-satunya sumber perundang-undangan
  2. Konstitusi yang menyebutkan bahwa Syariat Islam adalah sumber utama perundang-undangan
  3. Konstitusi yang menyebutkan bahwa Syariat Islam adalah sumber kedua perundang-undangan
  4. Konstitusi yang menyebutkan bahwa Syariat Islam adalah salah satu sumber perundang-undangan
  5. Konstitusi yang diam tidak menyinggung seputar Syariat Islam
  6. Konstitusi yang mengakui sekularisme
  7. Konstitusi yang melarang menjadikan Syariat Islam sebagai sumber perundang-undangan

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman; Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.” (QS. Yunus: 94)

“(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS. An-Nahl: 89)

Ibnu Mas’ud mengatakan: “Di dalam al-Qur’an ini telah dijelaskan kepada kita segala ilmu dan segala hal.” Sedangkan Mujahid mengemukakan: “Yakni, segala yang halal dan segala yang haram.” Ibnu Katsir menguatkan bahwa ungkapan Ibnu Mas’ud lebih umum dan lebih komprehensif, karena sesungguhnya Al Qur’an itu mencakup semua ilmu yang bermanfaat, menyangkut berita yang terdahulu dan pengetahuan tentang masa mendatang. Disebutkan pula semua perkara halal dan haram, serta segala sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia dalam urusan dunia, agama, penghidupan, dan akhiratnya. – dan sebagai petunjuk- bagi manusia yang memiliki hati- serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.

Al Qur’an dan Al Hadits itu tidak akan pernah berubah, “Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah.” (QS. Yunus: 64). Dengan mempelajari Ushul Fiqh; memahami Al Kitab dan As Sunnah; mampu mengeluarkan hukum dalam berbagai persoalan; Memahami perkataan manusia. Dengan Ushul Fiqh,  statis dan jumud dalam ilmu pengetahuan agama dapat dihindarkan. Syariat Islam selalu relevan pada semua waktu dan tempat hingga hari kiamat. Oleh karena itu, sudah sepatutnya dalam tinjauan politik Islam untuk bersandar pada prinsip-prinsip Syariat Islam.

Dalam konteks konstitusi Indonesia, Pancasila menegaskan bahwa Indonesia bukan negara sekular sekaligus menyebutkan secara tidak langsung bahwa Syariat Islam menjadi sumber konstitusi. Dalam konsideran Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang memberlakukan kembali UUD 1945, “Bahwa kami berkeyakinan, Piagam Jakarta tertanggal 22 Juni 1945 menjiwai Undang Undang Dasar 1945 dan adalah merupakan suatu rangkaian kesatuan dengan konstitusi tersebut”. Rumusan sila pertama Pancasila yang terdapat dalam Piagam Jakarta terdapat tujuh kata yang sangat bersejarah, yakni: “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Sementara dalam pembukaan UUD 1945 yang kita kenal sekarang tujuh kata yang sangat bersejarah tersebut dihilangkan. Sebagai gantinya pada sila Ketuhanan ditambah kata-kata “Yang Maha Esa”, sehingga menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Pancasila adalah hasil kompromi golongan Islam dan Nasionalis bangsa Indonesia. Siapa yang melanggar kesepakatan merupakan pengkhianatan terhadap bangsa Indonesia tercinta. Kita sebagai generasi pelanjut punya kewajiban untuk merawat keutuhan NKRI dan berjuang untuk mewujudkan tujuan bernegara.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *